Tuesday, December 10, 2019

Anak Kecanduan Game? Yuk Ubah Dengan Les Anak Ini

Anak yang kecanduan game sering dianggap negatif oleh orang tua dan justru melarang mereka untuk ngegame. Padahal hal tersebut bisa diubah menjadi jalan yang lebih baik dan  terarah dengan membuat mereka menjadi developer gamenya.

Les anak saat ini kebanyakan masih les matematika, bahasa inggris dan mata pelajaran sekolah lain yang tidak semua anak punya keterampilan yang sama. Bakat anak biasanya berbeda-beda setiap individunya, karena itulah perlu arahan yang bagus.

Anak Kecanduan Game

Anak kecil memang belum tahu apakah yang mereka bisa, hanya saja orang tua bisa mengarahkan dengan melihat minat dan bakatnya lebih dulu. Lalu bagaimana kalau si anak kecanduan game? Apakah tidak bisa diubah menjadi lebih baik?

Tenang saja, karena les gambar Esda bisa menjadi solusi bagi anak yang suka game agar mereka bisa mengubah kebiasaan ngegame mereka jadi lebih produktif. Program foundation dari Esda adalah program kursus game design yang dispesifikasikan untuk anak yang berusia 7-11 tahun.

Tetapi bukan berarti untuk anak umur 12 tahun keatas tidak ada lo ya, karena sudah beda kelasnya saja. Anak bisa mengubah kebiasaan ngegame mereka menjadi game designer yang justru bagus untuk masa depan si anak yang sudah difokuskan sejak kecil.

Lalu apa saja yang akan dipelajari oleh anak ketika mengikuti les game designer di Esda? Yuk simak ulasan lebih lengkapnya berikut ini:

1. Les gambar
Hal pertama yang dipelajari si anak adalah menggambar sesuai dengan kreasi mereka hingga menemukan sebuah produk yang bagus. Anak akan belajar bagaimana membuat gambar game yang sesuai dengan imajinasi mereka.

Kalau biasanya si anak memiliki imajinasi tetapi tidak bisa diimplementasikan, sedangkan di Esda mereka akan mendapatkan imajinasi yang bagus. Karena itulah bakat mereka tidak akan sia-sia pastinya, karena mereka bisa menggambar dengan baik.

Memiliki bakat saja tidak cukup, karena mereka perlu mengembangkan teknik menggambar yang nantinya sesuai dengan industri game. Kedepannya si anak akan terbiasa membuat karakter game tanpa perlu waktu yang lama karena sudah biasa dari kecil.

2. Les Game Design
Kalau awalnya hanya belajar menggambar, sekarang si anak juga akan diajari bagaimana teknik membuat game design. Karena menggambar dengan game design cukup beda, karena ada banyak gambar yang perlu diselaraskan lebih dulu.

Kalau game design nya sudah mengerti konsep dan cara membuatnya, kedepan nya si anak bisa mengimplementasikan hal tersebut. Karena itulah anda yang ingin anaknya memiliki perhatian khusus akan game tapi dalam hal positif bisa menggunakan Esda sebagai solusinya.

3. Implementasi ke Desain 2d dan 3d
Kalau sudah belajar game design, pastinya perlu di implementasikan ke game 3d maupun 2d yang nantinya bisa digeluti oleh si anak. Belajar pembuatan modeling karakter hingga pewarnaan sangatlah penting bagi si anak nantinya.

Kalau misalnya si anak lebih suka membuat karakternya saja juga tidak masalah, karena mereka bisa berkreasi sesuai keinginan mereka. Tidak ada batasan dalam pembuatan game design ini, karena anak-anak lebih suka bebas agar mereka bisa berkembang dengan pesat.

Jika hal yang disukai anak dibantu menjadi hal yang positif, itu akan lebih baik dari pada harus melarang anak untuk melakukan hal yang disukai. Dukung terus tumbuh kembang anak agar mereka bisa menjadi orang yang memliki skill bagus kedepannya.

Itulah informasi yang bisa kami informasikan seputar les anak dan les gambar yang bisa mendidik anak yang suka game, terima kasih.

No comments:

Post a Comment